Kamis, 01 Februari 2018

Kiat sukses UN

Kiat-Sukses-Menghadapi-UNBK-2018

 Ujian nasional 2018 sudah di depan mata, ujian nasional 2018 ini diperkirakan akan dilaksanakan pada bulan April mendatang. Bahkan ada isu yang mengatakan UN dengan soal essay. Ujian nasional ini merupakan pintu gerbang untuk memasuki pintu gerbang institusi pendidikan di jenjang yang lebih tinggi dari sebelumnya, yaitu Perkuliahan. Banyak orang gagal mencapai keberhasilan karena mereka tidak memiliki berbagai persiapan dalam menghadapi ujian. Untuk itu adik-adik ada beberapa tips atau kiat agar kita berhasil dan sukses menghadapi ujian nanti. Adapun kiat-kiat ujian nasional adalah sebagai berikut :

1.    Hadapilah ujian dengan tenang dan proporsional
Hadapilah ujian ini dengan sikap yang tenang dan proporsional bahwa ujian sebagai sesuatu yang harus dihadapi dan dilalui. Sikap tenang akan memungkinkan kita menyusun rencana menentukan strategi dan menjalaninya dengan senang.

2.    Bersikaplah proaktif
Proaktif adalah suatu sikap yang beranggapan bahwa kita sendirilah yang menentukan keberhasilan dan kegagalan dalam hidup ini, termasuk dalam menghadapi UN. Yakinlah bahwa kerja keras dan usaha keras yang kita lakukan akan membuahkan hasil. Dalam menyikapi standar minimal yang telah ditentukan, justru yang terbaik adalah kita sendiri membuat patokan standar nilai minimal. Misalnya, menargetkan 7,01 , 8,01 atau 9,01 sehingga yang muncul adalah tantangan bukan beban.

3.    Buatlah rencana
Menghadapi ujian dapat diibaratkan sebagai perjalanan menuju sukses. Sebagaimana perjalanan sukses, sudah sepatutnya kita membuat perencanaan. Dari sekian banyak bahan pelajaran yang harus dipelajari dipilah-pilah antara bahan UN dari pusat dengan bahan ujian dari sekolah. Antara bahan kelas satu, kelas dua, dan kelas tiga, pelajaran hitungan dan hafalan, sehingga dapat dipelajari dengan teratur dan sistematis. Model belajar semacam itu dapat meringankan dan lebih mengefektifkan cara kerja otak. Salah satu hukum otak yaitu dapat bekerja maksimal dengan cara teratur dan sistematis.

4.    Perbanyaklah baca dan latihan soal
Salah satu kelebihan yang dimiliki oleh lembaga bimbingan belajar adalah para siswa banyak berlatih memecahkan soal-soal dengan cepat. Kita dihadapkan pada soal-soal yang harus dijawab dan dipecahkan dengan tepat. Dengan sering kita berlatih maka kita terbiasa dan terlatih, sehingga tidak cemas atau grogi dalam menghadapi soal (ujian).

5.    Belajar kelompok
Belajar kelompok merupakan salah satu cara yang dapat dipakai para siswa untuk berbagi dengan teman yang lain dalam memecahkan soal dan saling menguatkan motivasi belajar dan prestasi. Para siswa daripada banyak bermain dan membuang-buang waktu dengan percuma, manfaatkanlah dengan cara belajar berkelompok dengan teman di sekolah atau di sekitar tempat tinggal kita.

6.    Efektifkan belajar di sekolah
Masih terdapat siswa yang datang ke sekolah dan hadir di kelas dengan alakadarnya atau sekadar hadir, tidak mengoptimalisasikan semua potensi dirinya untuk meraih hasil terbaik dalam daya serap materi maupun prestasinya. Padahal jika dimaksimalkan, niscaya hasilnya akan lebih bagus kalaupun tidak ditambah dengan les-les yang lain di luar jam sekolah. Pada umumnya, para siswa kurang menggunakan kemampuan nalarnya dalam belajar, baru sebatas menghafal. Siswa juga masih kurang untuk bertanya, berdialog bahkan berdebat dengan gurunya. Padahal kemampuan bertanya salah satu upaya untuk memperkuat pemahamaman atau pengertian dan keterampilan belajar.

7.    Mohon doa restu dari orang tua
Yakinlah bahwa jika kita lulus maka orang tua kita akan senang dan bangga. Jadikanlah perjuangan menghadapi UN 2016 sebagai ajang untuk mempersembahkan yang terbaik kepada kedua orang tua kita tercinta. Mohon doa restulah pada orang tua agar kita diberi kemudahan dan kelancaran. Kedua orang tua kita akan dengan senang mendoakan putra-putrinya yang sedang berjuang menghadapi UN.

8.    Lakukan sholat malam
Jauhkanlah diri kita dari sifat sombong dan beranggapan bahwa keberhasilan kita semata-mata usaha dan kerja keras kita sendiri tanpa keikutsertaan Allah SWT. Untuk itu dengan segala kerendahan diri dan hati di hadapan-Nya, kita bersujud yang lama di setiap rakaat terakhir dari sholat malam, kita panjatkan doa agar diberi kesehatan, kemudahan dalam mengerjakan soal-soal UN nanti, dan kelulusan. Allah Maha tahu dan tentu akan mendengarkan dan mengabulkan doa hamba-hamba-Nya.

Jadikan orang orang disekitar anda menjadi bangga:)

Selasa, 23 Januari 2018

Perilaku siswa yang menyimpang saat proses belajar mengajar

 Perilaku menyimpang adalah sikap dan tingkah laku negatif yang ditunjukkan seorang siswa. Sikap ini dapat menimbulkan masalah bagi siswa bersangkutan maupun siswa lainnya. 
Lebih jauh, perilaku menyimpang ini dapat menghambat proses belajar yang sedang berlangsung.
Mengapa siswa sering menampilkan perilaku menyimpang? Salah satunya adalah kondisi pembelajaran yang tidak mendukung. Boleh jadi metode pembelajaran yang diterapkan guru tidak sesuai dengan karakter siswa, materi pelajaran dan sarana pembelajaran yang tersedia. Atau faktor lain yang berkaitan dengan kepribadian siswa.

perilaku menyimpang,perilaku siswa

Di samping alasan tersebut, kemampuan guru dalam menguasai kelas juga sangat menentukan. Guru yang kurang terampil menguasai dinamika kelas akan berpeluang timbulnya perilaku menyimpang siswa di ruang kelas.
Berikut disajikan 5 perilaku menyimpang yang kerap ditunjukkan oleh siswa dalam belajar di sekolah;

1.Bolos belajar

Bolos artinya meninggalkan kelas atau sekolah tanpa izin ketika jam belajar masih berlangsung. Mampir di kantin atau keluyuran di pasar serta tempat keramaian lainnya. 
Mengapa mereka bolos? Karena mereka memang malas belajar. Nah, perilaku ini justru merugikan diri siswa itu sendiri.

2.Sering minta izin meningggalkan kelas

Siswa sering minta permisi meninggalkan kelas. Baik yang belajar dengan guru tentu namun juga untuk semua guru yang mengajar di kelas itu. Ada yang benar-benar meninggalkan kelas karena keperluan penting. 
Namun tidak jarang karena malas belajar atau alasan mengusir rasa ngantuk.

3.Sering datang terlambat

Mengapa sering datang terlambat? Mungkin karena malas bangun lebih cepat. Semestinya kalau jarak rumah jauh dengan sekolah, siswa bangun agak lebih pagi. Siswa yang masuk kelas terlambat sering mengganggu konsentrasi belajar siswa yang lain.

4.Suka mengganggu teman sedang belajar

Mengganggu teman di samping tempat duduk termasuk perilaku menyimpang yang dilakukan siswa. Ini sekaligus akan mengganggu proses belajar keseluruhan. Cara mereka menganggu pun bermacam-macam. 
Ada yang mencolek teman yang lagi asyik belajar, mengajak teman di samping mengobrol, sampai membuat lelucon yang sesungguhnya tidak lucu.

5.Malas mengerjakan tugas atau pekerjaan rumah

Pekerjaan rumah (PR) yang diberikan guru memiliki tujuan tertentu. Namun siswa ada yang malas atau tidak sempat mengerjakannya di rumah. Masih mendingan kalau mereka mengerjakannya di sekolah walaupun itu bukan PR namanya.